Friday, January 27, 2012

Awan berarak pagi itu

Photo source: www.citi-data.com

Dari arah Utara melangkah diterpa angin fajar
ketika lambaian dahan memanggil untuk mendekat
semakin mendekat ke cakrawala Selatan
segumpal awan tebal bergulung mengerikan

Inikah pagi yang kuharapkan?
jelasnya, mentari belum jua menyapa
kiranya ia sembunyi di balik gumpalan awan yang lain
ia seperti kedinginan seperti aku yang menggigil karena angin itu

Langkah malas harus ditempuh
atau cakrawala takkan terengkuh
terdorong tiupan yang makin kencang
kakipun bergetar berusaha tegar dan tak gentar


(Semarang, 24 Jan. 2012)
Reactions:

0 comments: